Tanggapan Pelatih Persib Terhadap Gol Persib Yang Dianulir

Pelatih Persib Usulkan VAR di Liga 1, Ini Gara-gara Gol Rashid Dianulir,  Robert Bilang Wasit Begini - Tribunjabar.id

Pada ajang BRI Liga 1 pekan pertama lalu tim asuhan pelatih Roberts Alberts yakni Persib Bandung baru saja melangsungkan pertandingan melawan Barito Putera di Stadion Indomilk Arena Tangerang pada tanggal 4 September 2021 yang lalu, dimana pada pertandingan ini terdapat kesalahan teknis yang menghebohkan berita sepakbola Indonesia terbaru.

Pasalnya pada ajang pertandingan antara Persib Bandung melawan Barito Putera ini, tim Persib Bandung hampir saja meraih kemenangannya. Namun ternyata salah satu gol Persib Bandung di anulir dan tidak disahkan oleh wasit Mohamed Rashid.

Selama pertandingan berlangsung sebenarnya Persib Bandung memiliki beberapa peluang untuk bisa mencetak gol ke gawang Barito Putera. Namun ternyata tendangan-tendangan tersebut hanya bisa mengenai mistar gawang dan juga membentur tiang gawang seperti yang dilakukan oleh Beckham Putra dan juga Marc Klok.

Namun ternyata saat salah satu pemain Persib yakni Muhammad Riyandi menendang bola ke arah gawang dan akhirnya bisa membobol gawang dari Barito Putera, ternyata wasit Mohamed rashid menganulir gol tersebut karena posisi pemain pada saat itu dianggap offside oleh wasit.

Mendengar keputusan tersebut membuat Robert Alberts pelatih Persib Bandung kecewa, karena menurut pelatih asal Belanda tersebut pihak wasit terlalu cepat mengambil keputusan offside. Karena jika melihat dari sisi bench tempat duduk situasi tersebut dianggap situasi yang 50-50. Dimana seharusnya wasit menggunakan beberapa waktu untuk kembali meninjau gol tersebut.

Dengan adanya kejadian tersebut Robert pun memberi masukan terhadap persepakbolaan Indonesia yang masih harus terus mengalami banyak perbaikan. Penilaian yang jujur dari setiap pertandingan dianggap sebagai modal penting dari sebua pertandingan karena bagaimanapun hasil yang adil akan membuat para pemain yang terlibat menjadi lebih kompetitif dengan cara yang baik, menurut Robert.

Robert Alberts juga menyarankan sebaiknya pertandingan sepakbola di Indonesia sudah menggunakan bantuan teknologi seperti Video Assistant Referee yang biasa digunakan dalam ajang sepakbola untuk membantu wasit dalam memberikan penilaian apakah pemain dalam posisi offside atau yang lainnya.

Dengan adanya penggunaan teknologi seperti Video Assistant Referee ini nantinya reka ulang permainan tersebut dapat dilihat bukan hanya oleh pihak wasit, tetapi juga hakim garis, bahkan bisa dilihat oleh pelatih dan penonton. Penggunaan teknologi seperti bisa digunakan untuk meninjau ulang tetpai keputusan tetap ada ditangan wasit tersebut.

Kedepannya jika nanti terjadi lagi kejadian pemain yang dianggap berada pada posisi offside atau tidaknya, jika sudah menggunakan tekonologi VAR ini maka wasit bisa meninjau kembali dengan melihat rekaman tersebut. Sehingga wasit bisa lebih yakin dalam mengambil keputusan dan semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan.

Dalam suatu pertandingan menjadi wasit memang bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya wasit memiliki kunci utama selama pertandingan berlangsung. Wasitlah yang memiliki kuasa untuk melanjutkan dan menghentikan proses permainan. Jadi sangatlah penting untuk menjadi wasit yang memberikan penilaian yang adil saat pertandingan sedang berlangsung, agar semua pihak merasa diperlakukan sama.

Penggunaan teknologi penunjang seperti Video Assistant Referee bisa menjadi pilihan untuk membantu menunjang kinerja dari wasit tersebut. Jika dipergunakan dengan bijak maka teknologi memang bisa memudahkan kegiatan manusia. Tetapi tetap saja penilaian akhir berasa di tangan wasit sebagai penentu.

Semoga kedepannya sepakbola Indonesia lebih baik lagi dan terbuka lebar dengan kritikan dan saran yang membangun bagi sepakbola Indonesia. Itulah berita sepakbola Indonesia terbaru tentang gol persib bandung yang di anulir.