Simak Penjelasan Permainan Sendok Kelereng

Permainan Sendok Kelereng

Permainan sendok kelereng merupakan salah satu permainan tradisional yang biasa diperlombakan di acara-acara anak-anak. Seperti, perlombaan antar kelas TK, perlombaan antar kelas Sekolah Dasar, perlombaan antar kampung, hingga ketika hari kemerdekaan bangsa Indonesia, yaitu pada 17 Agustus, permainan sendok kelereng ini terkadang sering diperlombakan.

Sesuai namanya, permainan sendok kelereng menggunakan dua alat utama yaitu sebuah sendok dan sebuah kelereng. Sendok yang digunakan disini adalah sendok makan. Permainan ini merupakan permainan yang sangat mengasyikkan dan memiliki manfaat yang beragam bagi anak-anak. Permainan sendok kelereng masuk ke dalam permainan yang mudah untuk dimainkan. Berbeda dengan permainan lainnya, permainan sendok kelereng ini tidak menitikberatkan kekuatan pada tubuh.

Manfaat Permainan Sendok Kelereng

Permainan sendok kelereng ternyata tidak hanya sekadar permainan yang berfungsi untuk menghibur para penonton yang melihatnya saja. Namun, permainan sendok kelereng juga memiliki manfaat, diantaranya untuk melatih keseimbangan anak, melatih daya fokus anak, melatih pertahanan tubuh pada anak, melatih kesabaran anak dalam bermain permainan sendok kelereng.

Sejarah Permainan Sendok Kelereng

Tidak seperti permainan umum lainnya, sejarah permainan sendok kelereng ini belum diketahui pasti adanya. Hal ini dikarenakan tidak adanya bukti konkret yang mendukung pernyataan tersebut. Namun, di Indonesia sendiri permainan ini sudah hadir sejak lama sekali, terutama setelah kemerdekaan Republik Indonesia diikrarkan. Sayangnya, saat ini sudah sangat jarang anak-anak yang memainkan permainan yang satu ini. semuanya beralih ke permainan online.

Aturan Bermain dalam Permainan Sendok Kelereng

Permainan sendok kelereng merupakan permainan yang cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Seperti yang telah disebutkan bahwa alat ayng dibutuhkan adalah sebuah sendok makan dan sebuah kelereng. Permainan ini merupakan permainan tim. Pertama, para pemain bersiap dengan sendok yang diisi kelreng di atasnya, kemudian sendok tersebut diletakkan di bibir. Dan harus bertahan disana setidaknya sampai pemain sampai di garis pemain lainnya yang ada di seberang.

Setelah memenuhi jumlah pemain yang ditentukan, dan kelereng tidak pernah jatuh maka tim tersebut akan memenangkan perlombaan. Strateginya adalah tetap menjaga keseimbangan tubuh.