Sun. Jan 17th, 2021

PaDi UMKM yang memiliki sistem pengadaan barang dan jasa BUMN bertujuan memberikan edukasi serta mendekatkan diri dengan para UMKM baik yang belum mendaftar maupun yang sudah mendaftar dimana mereka akan terbiasa untuk berdagang secara digital. Dengan pasar belanja yang pasti diharapkan UMKM akan lebih semangat untuk berdagang secara online di PaDi UMKM terutama untuk bertahan selama masa pandemi berlangsung.

Keunggulan platform digital jual barang dan jasa Pemerintah ini, tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga para pelaku usaha UMKM untuk memperoleh calon konsumen untuk membeli produk mereka. Feedback dan penilaian produk secara transparan dari pihak BUMN saat membeli produk UMKM juga menjadi keunggulan lainnya yang dimiliki platform digital ini, disaat pembeli percaya dan senang tentang produk tersebut maka pembeli lain akan berdatangan untuk membeli produk yang memiliki penilaian terbaik tersebut.

Dikutip dari Media Sosial PaDi UMKM (02/01/20), Platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah ini ingin menjelaskan perbedaan PaDi UMKM B2B dan B2C, sebelum UMKM mempersiapkan untuk memilih ingin mendaftar ke arah mana perlu diketahui terlebih dahulu untuk sistem B2B dan B2C.

Business to Business adalah sebuah model penjualan yang terjadi antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya dan B2B memiliki lingkup yang besar dengan sebuah bentuk usaha yang besar juga. Salah satu contoh B2B seperti importir spare part mesin yang menjual barangnya ke pabrik tekstil. Bisa juga penjualan VPS, SSL, dan web hosting ke web agency.

Business to consumer adalah model penjualan antara pelaku bisnis dengan konsumen dan bentuk usaha ini skala kecil dengan proyek yang tidak begitu besar juga. Contoh B2C ini rasanya lebih familiar dan bisa kita lihat sehari-hari. Mulai dari berjualan makanan, jasa laundry, ojek, sampai salon adalah contoh B2C.

Setelah ulasan seputar B2B dan B2C sudah di pahami, sebagai calon penjual di platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah ini jual kalian harus pahami perbedaan keduanya berikut ini.

PaDi UMKM B2B memiliki fokus pada transaksi pengadaan BUMN dimana transaksi penjualan produk yang dihasilkan UMKM lokal hanyalah di dagangkan secara online kepada BUMN sebagai pembeli satu-satunya. Harapan KBUMN adalah pembelanjaan dalam jumlah yang besar dan sering harus bisa dilakukan sesering mungkin untuk membuat kestabilan ekonomi yang dijalankan oleh UMKM dapat maju terus dan UMKM menjadi sejahtera.

Lalu perbedaan PaDi UMKM B2B lainnya adalah transaksi secara bisnis ke bisnis dimana transaksi akan dilakukan oleh perusahaan ke perusahaan BUMN dan biasanya jumlah produk pun yang dipesan pun akan lebih banyak.

Perbedaan yang dimiliki PaDi UMKM B2C adalah untuk UMKM mandiri, UMKM yang baru belajar membuat usaha dan baru meraba dunia perdagangan. Disini UMKM dipersiapkan untuk mencoba berjualan secara mandiri dan memperkenalkan produk mereka ke orang-orang secara bebas tanpa terikat.

Perbedaan lainnya yaitu mempersiapkan UMKM naik kelas dimana UMKM akan dituntut untuk bisa mandiri dan bekerja keras agar dapat naik ke kelas selanjutnya dan dapat berjualan dengan skala besar. Kemungkinan, UMKM lokal akan dipersiapkan untuk terus maju dan berkembang di masa depan.

By model