Klarifikasi Dikta Dibilang Pakai Narkoba

Performa baru vokalis Nuno Pradikta Wicaksono alias Dikta rupanya mengundang komentar negatif dari netizen. Ia sampai disebut menggunakan narkoba karena dipandang terlampau kurus.

“Kurus disebut narkoba. Kulit iteman disebut dekil tidak keurus. Gondrong disebut seperti orang sakit. Endingnya “nikah gih agar ada yang mengurus”,” catat Dikta di Instagram, belakangan ini.

Penyanyi Yovie and Nuno ini lalu memberinya argumen mengapa saat ini cenderung pilih tampil kurus. Dahulu saat tubuhnya berisi, ia menjumpai kesusahan untuk masalah performa.

“Semua pakaian saya ketat sampai kalau dapat robek tiap saya bersin,  Game Online Android Penghasil Uang Tanpa Deposit hanya itu sudah melalui.. saya sudah tidak mau getho kembali, saya sudah move on dari saya yang itu,” bebernya.

Baca : Dicibir Karena Kurus dan Gondrong, Dikta Yovie and Nuno Berikan Jawaban Menusuk

Dikta berasa bingung mengapa orang yang tidak mengenalinya dapat memberi komentar semacam itu. Karena orang paling dekatnya saja tidak pernah permasalahan.

“Emak saya juga tidak jadi masalah, lah kok sampean yang ngelihat ari-ari saya dipendam saja tidak pernah kok lebih recet dari emak saya ya,” tutur Dikta.

Link Donwload : Video Bokeh Full 2018 mp3 china 4000 download mp

Salah satunya factor Dikta cepat kurus karena ia kerap lakukan olahraga freediving. Dalam satu minggu, ia dapat lakukan sampai 4x.

“Jadi ya sudah tentu saya kurus. Tetapi kurusnya saya ya saya sukai, beberapa orang sekitar saya suka-suka saja, emak saya suka-suka saja, maka janganlah karena sampean kerjanya di dalam rumah saja menonton acara isu, membuka account isu, terus makan kuaci terus tubuh sampean melonjak terus sampean malas olahraga, terus sampean judge semuanya orang kurus itu narkoba donk,” kata Dikta.

Masalah kulit yang gelap, Dikta tidak pernah menyoalnya. Diakuinya semenjak lahir dianya mempunyai kulit putih, jadi tidak jadi masalah dengan warna kulitnya sekarang ini.

Baca : Free Anonymous Proxy To Watch Videos

“Kalau sampean standar pemikiran manusia yang oke itu putih, meskipun kemungkinan sampean beladus bentukannya tetapi karena sampean bebas menulis apa saja sang medsos, kemungkinan sampean harus belajar lebih kembali, berkawan kembali sama banyak orang, tidak boleh di muka tv sama ponsel saja liatin iklan pemutih kulit, pemutih pakaian, pemutih pajak dan lain-lain. Coba berkawan. Ok?” kata Dikta.