Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina, Mulyono dengan Komisi VII DPR RI dan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, meninjau distribusi bahan bakar minyak (BBM), gas dan listrik menjelang Idul Fitri tahun 2022 di Kota Medan.

“Kunjungan ini untuk lihat bagaimana kesiapan Pertamina Sumbagut didalam hadapi lebaran, dan Alhamdulillah tadi manajemen sudah menyampaikan detil persiapan dan sudah terlalu bagus. Responsnya juga bagus,” ujar Mulyono. Dalam peninjauan tersebut, Komisi VII DPR RI mengapresiasi upaya Pertamina didalam menjamin keamanan dan kelancaran distribusi daya selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini di Regional Sumatera Bagian Utara.

Peninjauan didalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ini dipimpin langsung oleh Anggota Komisi VII Ramson Siagian, bertempat di Gedung Serbaguna PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Medan.

Ramson Siagian mengatakan, kunjungan kerja spesifik Komisi VII merupakan kegiatan teratur untuk jalankan fungsi pengawasan menyangkut kesiapan pasokan distribusi BBM, gas, listrik serta ketersediaan pasokan tenaga listrik didalam hadapi bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah khususnya di Regional Sumbagut. Ramson mengapresiasi upaya yang ditunaikan Pertamina didalam mempersiapkan stok BBM, LPG dan pendistribusiannya.

“Persiapan Pertamina di era Ramadan dan Idul Fitri memadai baik dan memadai efisien untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau antrean, khususnya untuk costumer yang menggunakan solar. Solar yang tersedia kala ini cukup, sistem distribusinya juga di backup oleh tim pembantu untuk mengirim BBM,” ujar Ramson.

Ramson menambahkan, sebetulnya tersedia peralihan costumer berasal dari Pertamax ke Pertalite. Namun, stok Pertalite dinilai didalam situasi aman dan tak mesti diragukan. “Jadi di bulan Ramadan dan menjelang hari raya ini, Pertamina sudah mempersiapkan langkah-langkah yang kita lihat memadai logis,” tutup Ramson.

Sementara itu, Executive GM PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Putut Ardianto, menyampaikan tersedia potensi kenaikan mengkonsumsi BBM dan LPG pada Ramadhan ini. Untuk gasoline, kata Putut, diprediksi mengalami kenaikan 10 persen dibanding situasi yang sama pada tahun lalu.

Sedangkan LPG dengan penggunaan Flow Meter SHM diperkirakan mengalami kenaikan permohonan kira-kira 3,8 persen dibanding situasi normal. “Kenaikan ini dikarenakan tingginya menggerakkan barang dan orang. Banyak penduduk yang pulang ke area dan jalankan kegiatan memasak,” katanya.

Untuk Regional Sumbagut, Pertamina mempersiapkan sebanyak 616 agen LPG PSO, 150 agen LPG NPSO, 32.582 pangkalan LPG PSO dan 7.679 pangkalan LPG NPSO. “Berbagai upaya yang ditunaikan diinginkan mampu menegaskan bahwa ketersediaan BBM, LPG dan distribusinya berjalan dengan aman dan lancar

By Drajad