PT Pertamina EP berhasil menambah memproses minyak jadi sebesar 751 barel per hari (bph) berasal dari Sumur BNG-A1 Lapangan Adera. Produksi berikut 500 persen berasal dari target awal 150 bph.

Secara ekuivalen, memproses minyak dan gas (migas) berasal dari Sumur BNG-A1 raih 819 barel setara minyak per hari (boepd) atau 145 persen berasal dari target sebesar 565 boepd, meskipun memproses gas yang raih 0,4 juta tandar kaki kubik per hari (mmscfd).

General Manager Pertamina EP Asset 2 Astri Pujianto menjelaskan peningkatan memproses mampu didapatkan meskipun berlangsung penyesuaian program pengeboran mengingat terdapatnya protokol kesegaran pencegahan penularan covid-19 yang amat ketat. Hal ini butuh screening kesegaran berkala yang dijalankan dan tentu menghambat beberapa aktivitas.

Namun, Alhamdulillah kegiatan mampu dilaksanakan, lebih-lebih lebih cepat berasal dari target saat yang ditentukan,” kata Astri didalam info resmi, Minggu, 17 Januari 2021.

Program pengeboran yang memanfaatkan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini yang mulanya dijalankan dengan target 52 hari kalender mampu diselesaikan didalam 48 hari kalender. Dengan demikian, membuahkan efesiensi biaya dan saat yang signifikan.

Kegiatan pengeboran sumur dijalankan setelah komplesi pengeboran terhadap Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) Blok Barat Struktur Benuang yang belum pernah diproduksikan terhadap sumur-sumur sekitarnya. Adapun pengeboran terhadap Blok Barat Struktur Benuang paling akhir dijalankan terhadap 1986, supaya kesuksesan ini pastinya jadi potensi baru dan terhubung kesempatan peningkatan memproses di Lapangan Adera.

Pertamina EP Asset 2 Exploitation Senior Manager Adang Sukmatiawan menjelaskan kesuksesan pengeboran di BNG-A1 di awal 2021 menambah impuls Tim EPT Asset 2 untuk mencari reservoir atau cadangan minyak baru yang belum pernah diproduksikan dan jalankan evaluasi potensi subsurface interfield.

“Kami termasuk bekerja sama dengan tim Drilling plus Work Over untuk memitigasi potensi risiko drilling hazard bisa saja ditemui,” kata Adang.

Saat ini Lapangan Adera memproduksikan minyak sebesar 1.933 bpd dan gas 9,9 mmscfd. Berdasarkan data Sistem Operasi Terpadu (SOT) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akhir Januari 2021 secara year-to-date, memproses minyak mentah Pertamina EP Asset 2 berada di angka 17.730 bph flow meter digital, sedangkan memproses gas bumi berkisar di angka 335 mmscfd. Produksi migas Asset 2 ini berasal berasal dari lapangan Prabumulih, Limau, Adera, dan Pendopo.

By Drajad