Wed. Nov 25th, 2020

Sebagai salah satu bentuk pengolahan sumber daya alam, kayu memiliki banyak jenis dan ciri khasnya masing-masing. Beberapa di antaranya mungkin sering Anda temui berupa furnitur minimalis atau dekorasi hunian.

Misalnya kursi makan dari kayu agar lebih awet. Jadi kali ini kami akan membantu Anda mengidentifikasi jenis kayu berdasarkan tempat tumbuhnya, tingkat kekuatan dan warnanya.

1. Jenis kayu jati

Seringkali dianggap sebagai kayu dengan butiran terbaik, jati secara internasional dikenal tidak hanya karena keindahannya tetapi juga karena ketahanannya yang sangat kuat terhadap zat atmosfer, suhu, jamur dan serangga. Karena keunggulannya, jati merupakan salah satu jenis kayu termahal di pasaran dan hanya bisa didapatkan dari distributor berizin pemerintah.

2. Jenis kayu Merbau

Tingkat kekerasan yang dimiliki oleh kayu Merbau membuatnya banyak digunakan sebagai bahan pembuatan furniture minimalis. Kayu jenis ini memiliki warna coklat kemerahan dan cukup tahan terhadap serangan serangga. Kualitas inilah yang menempatkan kayu Merbau sebagai alternatif utama kayu jati. Karena harganya yang hanya sedikit lebih rendah dari jati.

3. Jenis mahoni

Di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, Anda bisa menemukan mahoni. Masa tanam yang lebih singkat dan harga yang relatif lebih murah menjadikan mahoni pilihan lain untuk kayu jati. Namun, perhatian harus diberikan pada kurangnya ketahanan terhadap rayap. Kayu mahoni memiliki corak mulai dari merah hingga merah jambu. Ini memiliki tekstur yang lembut dan mudah untuk dipotong dan dibentuk.

4. Jenis kayu rosewood

Keunikan kayu rosewood dari kayu lain adalah warnanya yang hitam keunguan dengan tekstur yang indah. Dengan harga yang jauh lebih murah dari kayu jati, kayu rosewood sangat awet dan tahan rayap. Menjadikannya pilihan yang tepat bagi anda yang tertarik dengan keindahan kayu namun memiliki anggaran yang terbatas.

5. Jenis kayu mindi

Dengan harga yang relatif murah, kayu mindi merupakan jenis kayu yang memiliki tingkat kekuatan sedang atau kurang lebih setara dengan kayu mahoni. Tidak terlalu kuat melawan rayap dan serangga, namun kayu ini dapat dibuat menjadi produk kayu olahan seperti veneer, blockboard dan pulp. Warna kayu mindi umumnya berkisar dari coklat muda sampai merah, dengan butiran lurus.

6. Jenis kayu pinus

Salah satu jenis kayu yang biasa digunakan sebagai bahan baku furniture minimalis harga murah adalah pinus. Teksturnya yang halus dan warnanya yang cerah membuat kayu pinus cocok untuk pembuatan furniture dalam ruangan.

Karena digunakan sebagai bahan pembuatan furnitur luar ruangan, kayu pinus rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan yang tiba-tiba, lemah terhadap jamur, dan mudah terpapar agen atmosfer.

7. Jenis Kayu Sungkai

Kayu sungkai merupakan salah satu jenis kayu yang paling familiar di Indonesia. Kualitas kayu sungkai tentunya sudah memenuhi standar pertukangan, meski tidak bisa dibandingkan dengan kayu jati atau rosewood.

Sayangnya tingkat kekerasan kayu sungkai terlalu tinggi sehingga sangat rentan retak dan daya tahan kayu jenis ini kurang baik. Perpaduan warna putih dan kuning serta tekstur yang agak kasar merupakan ciri khas kayu Sungkai.

Baca juga cara membuat briket dari serbuk kayu pada tautan tersebut. Selain itu jika butuh mesin bubut kayu bisa kunjungi juga tautannya.